Blog - SAS Hospitality

Penjelasan lengkap jenis dan tipe hotel berdasarkan bintang


Berita - Sas Hospitality

Pada dasarnya sebuah hotel adalah usaha komersial yang menyediakan sarana akomodasi bagi para pelanggannya. Dalam perkembangannya, hotel menyediakan beraneka ragam kebutuhan, dengan lokasi serta jenis dan karakter tamu. Maka dari itu, hotel dapat diklasifikasikan berdasarkan jumlah kamar, kategori bintang hotel, berdasarkan tingkatan service, tipe pelanggan, model pengelolaan, lokasi, lama tinggal, serta berdasarkan alternatif hotelnya.

Berdasarkan jumlah kamar, hotel dibagi menjadi 4 jenis sebagai berikut:

Jenis hotel

Jumlah kamar

Small (kecil)

Di bawah 25 kamar

Medium (sedang)

26-100 kamar

Besar (large)

101-300 kamar

Sangat vesar (very large)

Di atas 300 kamar

 

Sementara itu, pemberian standard hotel berbintang biasanya akan selalu berbeda dari satu negara ke negara lainnya sesuai dengan kebijakan kementerian pariwisata dan asosiasi perhotelan terkait di masing-masing negara tersebut. Namun untuk mendapat gambaran apa saja perbedaannya, berikut kriteria hotel berbintang yang dibuat expedia, salah satu penyedia pemesanan hotel terbesar di dunia

Basic motel, hostel, dan jenis akomodasi lainnya dengan fasilitas dan pelayanan yang minimal. Biasanya fasilitas umum dan reception tidak buka selama 24 jam, kamar juga tidak dibersihkan secara harian. Kamar berukuran kecil tetapi fungsional, dilengkapi TV dan telepon tetapi mungkin bisa juga kamar mandi diluar.

Masih termasuk Hotel Basic, tetapi dengan pelayanan yang lebih baik. Umumnya menyediakan fasilitas dan layanan 24 jam, pembersihan kamar secara harian, TV, telepon, lemari pakaian dan kamar mandi di dalam kamar, tetapi hanya dengan shower. Tersedia ruang makan kecil dan fasilitas makan pagi yang sederhana

Hotel di level ini sudah memberikan penekanan kepada pelayanan dan produk, biasanya menyediakan pelayanan F&B seperti restoran dan bar serta fasilitas meeting. Hotel bintang tiga juga menyediakan beberpa pilihan tipe kamar dengan tempat tidur nyaman serta kamar mandi dalam, yang juga menyediakan pilihan kamar dengan bath tub.

Lobby biasanya terlihat lebih megah dengan dekorasi yang bagus dengan menyediakan beberapa sofa dan tempat duduk untuk menunggu. Pelayanan untuk jenis hotel bintang empat ini biasanya juga menyediakan dedicated concierge, valet parking, turn down service on request dan room service selama 24 jam. Kamar tamunya menyediakan amenities yang lebih lengkap dengan fasilitas yang lebih mewah, seperti tempat tidur besar, sofa/tempat duduk Mini Bar, safe deposit box, TV berukuran besar dan fasilitas-fasilitas kamar lainnya. Hotel bintang empat biasanya juga dilengkapi dengan fasilitas lainnya seperti kolam renang, spa, fitness center dan lainnya.

Produk dan pelayanannya biasanya juga termasuk Gourmet restoran, luxury spas, full-service health clubs dan fasilitas mewah lainnya. Pelayanan yang diberikan adalah level servis tinggi dengan menekankan kepada antisipasi kebutuhan tamu. Fasilitas mewah lainnya yaitu personal check in, buttler service dan service kelas atas lainnya. Kamar tamu biasanya didesain secara elegan dengan material bahan pilihan yang tidak pasaran. Biasanya lampu, korden, Tv dan lainnya dikontrol secara elektrik. Tempat tidurnya berukuran super besar, bantal bulu angsa dan linen terbaik. Kamar mandinya luas dengan bath tub dan amenities yang super lengkap.

Penilaian klasifikasi hotel berbintang di Indonesia berganti-ganti dari waktu ke waktu. Mulai dari Keputusan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata no. KM 3/KW 001/MKP 02, kemudian diperbaharui lagi oleh Keputusan Direktorat Jenderal Pariwisata No 12/U/II/88 tanggal 25 Februari 1988. Kemudian keputusan pemberian klasifikasi hotel bintang yang ditentukan oleh PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia). 

Serta yang terbaru melalui Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia No: PM.53/HM.001/MPEK/2013 Tentang Standard Usaha Hotel, dimana penentuan kalsifikasi Hotel berbintang ditentukan oleh LSU (Lembaga Sertifikasi Usaha) yang independen dan diaudit setiap 2 tahun sekali.

Adapun penilian klasifikasi oleh LSU tersebut akan dilakukan audit dengan lampiran check list yang sudah ditentukan dengan Kriteria Tidak Mutlak Hotel Bintang yang terdiri atas:

  • Aspek produk yang meliputi 32 (tiga puluh dua) unsur dan 147 (seratus empat puluh  tujuh) sub unsur
  • Aspek pelayanan yang meliputi 14 (empat belas) unsure dan 40 (empat puluh) sub unsur
  • Aspek pengelolaan yang meliputi 6 (enam) unsur dan 21 (dua puluh satu) sub unsur.

Check list tersebut diberikan penilian di setiap unsur dan sub unsurnya dengan rentang penilian 1 (kurang) sampai dengan 5 (terbaik), dan kemudian klasifikasi hotelnya diberikan berdasarkan pencapaian nilai sebagai berikut :

  • ≥ 936 untuk kelas hotel bintang lima
  • 728 – 916 untuk kelas hotel bintang empat
  • 520 – 708 untuk kelas hotel bintang tiga
  • 312 – 500 untuk kelas hotel bintang dua 
  • 208 – 292 untuk kelas hotel bintang satu

 

Sumber:

Step by step opening hotel by Martono Tikjanto