Blog - SAS Hospitality

Langkah-langkah analisa risiko bisnis hotel


Berita - Sas Hospitality

Langkah-langkah analisa risiko bisnis hotel

Selain selain analisa makro, mikro serta analisa lainnya yang besifat ekonomi, hendaklah sebuah proyek hotel tersebut harus juga dibuatkan atas analisa risikonya, karena disetiap usaha, selalu ada risiko-risiko yang juga patut untuk dicermati. Adapun analisa risiko di bisnis perhotelan tersebut adalah sebagai berikut:

Persaingan Bisnis Industri Hotel

Hampir disemua kota di Indonesia, booming pembangunan hotel ini merata di seluruh Indonesia. Pelaku bisnis perhotelan dalam hal ini pasti menghadapi persaingan dalam memasarkan produk fasilitas dan jasa pelayanan yang dijalankan. Kompetisi yang semakin ketat dalam industri hotel, baik dari hotel pesaing yang dikelola oleh manajemen lokal maupun manajemen asing / luar negeri akan mempengaruhi pangsa pasar dalam produk fasilitas dan produk jasa pelayanan. Sehingga mungkin saja terjadi perang harga guna mengisi kamar hotel yang sudah tersedia.

Kondisi Perekonomian dan Keamanan

Situasi ekonomi Global pastinya akan mempengaruhi ekonomi didalam negeri, hal ini biasanya membuat melemahnya daya beli konsumen yang berpeluang menekan kunjungan wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Faktor keamanan suatu daerah juga mempengaruhi Industri perhotelan ini, misalnya terjadinya huru hara, penyeberan penyakit serta stabilitas keamanan yang tidak kondusif yang bisa jadi akan membuat Travel Warning dari negara asal wisatawan.

Risiko Bahan Bangunan

Ketersediaan bahan bangunan, baik dipengaruhi pasokan maupun harga selama pembangunan hotel Perseroan mempengaruhi jadwal penyelesaian.

 

Pemogokan Tenaga Kerja

 

Industri perhotelan adalah industri yang memproduksi jasa pelayanan yang dihasilkan oleh sumber daya manusia, maka tenaga kerja adalah indikator makro yang perlu diperhatikan dan ditingkatkan kesejahteraannya dengan baik. Apabila terjadi pemogokan tenaga kerja karena suatu masalah, dapat mengganggu proses produksi sehingga berdampak pada menurunnya kinerja Perseroan.

Kebakaran

Industri perhotelan mempunyai kerawanan akan terjadinya kebakaran seperti dari restoran yang mempergunakan api untuk membuat makanan, bahan bahan kain yang mudah terbakar ditiap kamar maupun gudang. Sehingga, jika terjadi kebakaran yang bisa merembet tempat lain tanpa adanya fasilitas anti kebakaran yang cukup memadai untuk mengatasi, akan menimbulkan korban jiwa dan kerugian ekonomis Perseroan.

Sumber Tenaga Listrik

Gangguan sumber tenaga listrik dapat menyebabkan terhambatnya proses produksi Perseroan yang memberikan dampak terhadap penurunan tingkat efisiensi produksi, penurunan hasil produksi dan keterlambatan dalam memenuhi pesanan pelanggan. Untuk mengantisipasi gangguan sumber tenaga listrik perlu dipersiapkan pembangkit tenaga listrik sendiri  dari  genset  yang  berfungsi sebagai standby genset.

Risiko Tidak Tercapainya Proyeksi

Jika proyeksi yang dibuat tidak tercapai yang diakibatkan performa manajemen, baik dalam pengelolaan maupun pemasaran, serta memburuknya perekonomian yang menurunkan investasi dan turunnya permintaan akan perangkat akomodasi pariwisata khususnya terhadap hotel akan berakibat terhadap kinerja Perseroan secara menyeluruh.

Sumber:

Step by step opening hotel by Martono Tikjanto